Banyak orang yang belum mengerti atau memahami tentang kedua istilah tersebut yakni press dan laminating
keduanya Memang secara fungsi memiliki fungsi yang sama yaitu melindungi dokumen dari kotoran dan hal-hal lain yang bisa membuat dokumen bisa rusak
Oke Pada kesempatan ini saya tidak Sedang membahas tentang pedagang gorengan ya hahaha malah ngelantur
Namun dari prosesnya yang jelas sangat berbeda. Press hanya dipanasi atau di lengketkan bagian pinggir plastik saja sedangkan laminating dipanasi di seluruh permukaan plastik sehingga plastik akan meleleh atau menempel dengan berat pada kertas dokumen sehingga risiko bisa merusak kertas dokumen yang dilaminating
Pada gambar dibawah ini ini adalah gambar mesin laminating.
Mesin ini harus dipanaskan terlebih dahulu beberapa menit sebelum digunakan jika kita akan menggunakan mode laminasi panas.
Sedangkan Jika kita ingin melakukan laminating dengan mode laminasi dingin maka kita tidak perlu memanaskannya tinggal pakai saja
Sedangkan pada gambar di bawah ini adalah merupakan alat untuk melakukan press. Kebanyakan orang sering menyebut alat ini adalah sealler karena para pedagang biasanya sering menggunakan alat ini untuk pengepakan terutama untuk gorengan kering. Seperti jenis keripik atau kerupuk dan dan bahan-bahan lain misalnya gula pasir tepung dan lain-lainnya.
tetapi saya ingin menjelaskan tentang kekurangan dan kelebihannya.
Pada laminating dokumen akan lebih terjaga karena laminating akan melekatkan plastik sangat erat dan rapat karena seluruh permukaan plastik akan menempel kuat pada kertas sehingga tidak akan ada udara ataupun air yang merembes ke dalam yang bisa merusak dokumen.
Namun sisi negatifnya adalah apabila kita salah dalam penanganan misalnya dokumen tidak sengaja ke lipat maka akan mengakibatkan dokumen menjadi rusak dan plastik yang sudah menempel tidak akan bisa dilepas lagi kalau kita paksa untuk melepasnya maka kertas yang ada dalam plastik tersebut akan sobek karena sudah lengket dengan plastiknya.
Saat kita membawa kemana-mana pun akan terasa lebih merepotkan karena kita harus membawa lembaran dokumen lembaran Dokumen itu tidak boleh di luntung ataupun ditekuk sehingga akan lebih memakan tempat.
Sedangkan press kelebihannya adalah mudah dibawa kemana-mana karena dokumen yang di press mudah di luntung atau digulung dan walaupun digulung tidak akan mengakibatkan kerusakan pada dokumen karena plastik akan terasa lebih lentur karena press hanya direkatkan di bagian tepi document saja tidak di seluruh plastiknya.
Kekurangannya adalah press bisa lebih mudah bocor karena cara perekatannya tidak sebagus laminating namun kalau cuma untuk sekedar melindungi kotoran saya lebih menyarankan dipress aja bukan dilaminating tetapi Kalau anda ingin menempelkan kertas misalnya papan pengumuman, rambu-rambu yang ditaruh di halaman rumah yang lebih sering terkena air hujan saya lebih menyarankan untuk dilaminating karena laminating lebih aman dari air.
sedangkan press masih ada kemungkinan rembes oleh air namun tidak mudah kemasukan kotoran kalau dipegang tangan.
Nah itu adalah sedikit perbedaan antara press dan laminating
untuk pilihannya bisa anda sesuaikan dengan kebutuhan Anda. Apakah Anda memutuskan untuk laminating atau press ini adalah hak Anda.